Posts

Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama

Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama

Tips agar sayur dan buah awet tahan lama. Menjaga kesegaran buah-buahan dan sayur-sayuran adalah sebuah tantangan. Hal ini karena sayur dan buah merupakan solusi disaat kesibukan menyita waktu, atau keadaan darurat yang menyebabkan kesulitan memperoleh bahan pangan cukup untuk konsumsi sehari-hari. Akan tetapi, dalam menyimpan sayur dan buah, ada beberapa aturan yang mesti dilakukan.

Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama

Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama

Sayur dan buah yang segar sebenarnya adalah ‘makhluk hidup’ yang meskipun sudah dipetik dari pohonnya, masih memerlukan oksigen untuk bernapas dan mengeluarkan karbon dioksida. Kemampuan sayur dan buah untuk melakukan itu semua dipengaruhi oleh suhu tempat penyimpanan.

Semakin rendah suhu di tempat penyimpanan, maka semakin rendah juga kemampuan sayur dan buah untuk bernapas dan secara otomatis memperpendek masa simpannya. Semakin banyak oksigen yang dihirup dan karbon dioksida yang dikeluarkan, maka semakin mempercepat kedua bahan tersebut menjadi busuk dan rusak.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Berikut ini beberapa tips agar sayur dan buah awet tahan lama:

Rendam wortel, seledri, dan daun bawang dalam air
Agar tekstur daun bawang, wortel, dan seledri tetap garing dan tidak layu, simpan wortel, daun bawang, dan seledri utuh (jangan potong bagian atasnya atau akarnya) dalam air agar bisa tahan berminggu-minggu. Pastikan Anda rutin mengganti airnya.

Pisang tahan lebih lama dengan plastic wrap

Pisang - Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama
Membungkus bagian atas buah pisang dengan plastic wrap atau cling wrap (dengan erat) akan membuat pisang tahan lebih lama 3-5 hari sehingga tak cepat busuk. Satu lagi, jangan taruh pisang berdekatan dengan buah-buahan lain karena gas ethylene yang dihasilkan pisang akan membuat buah lain cepat matang dan membusuk.

Cuci strawberry dengan cuka
Cara ini membuat strawberry atau buah berry lainnya tahan lebih lama, kira-kira 1-2 minggu, dibandingkan yang tidak dicuci dengan larutan air dengan cuka.

Menyimpan sayuran hijau

Agar Sayuran hijau dan Buah Awet Tahan Lama

Jika Anda menyimpan sayuran hijau, hindari menyimpan bersamaan dengan tomat. Tomat memiliki kelembapan yang lebih tinggi sehingga bisa menyebabkan sayuran hijau menjadi cepat layu dan busuk.

Hindari stok berlebihan
Jangan menimbun bahan makanan terlalu banyak dalam kulkas. Hal ini akan mengganggu sirkulasi di dalamnya. Produk segar membutuhkan suhu yang optimal. Jika kulkas terlalu penuh, maka suhu tidak merata dan tidak konsisten sehingga merusak nutrisi dalam bahan makanan tersebut.

Simpan jagung dengan kulitnya
Jagung lebih baik dimakan atau diolah sesegera mungkin, namun jika harus disimpan, simpan dengan kulitnya. Hal ini wajib, sebab jagung yang ‘telanjang’ akan kehilangan rasa dan aromanya.

Jauhkan dari panas dan kompor gas
Jangan menyimpan sayur dan buah di dekat oven, di dekat kulkas, atau benda-benda lain yang mengeluarkan panas. Juga jauhkan dari gas. Panas dan gas bisa membuat buah dan sayur lebih cepat rusak karena menjadi matang lebih cepat.

Taruh tomat secara terbalik

Tomat-Tips Agar Sayur dan Buah Awet

Simpan tomat di suhu ruangan dengan bagian daun menghadap ke bawah untuk memperlambat proses pembusukan.

Oleskan lemon agar buah tidak gampang menjadi cokelat
Oleskan perasan buah lemon pada buah apel, pir, avokad, atau buah lainnya yang mudah berubah menjadi cokelat yang sudah dipotong agar segar lebih lama dan tidak cepat berubah warna.

Menyimpan bawang
Bawang yang belum dikupas bisa bertahan lama jika Anda menyimpannya dengan benar. Simpan dalam suhu ruangan di tempat kering dan terbuka untuk menjaga sirkulasi udara. Simpan dalam keranjang berlubang, hindari menyimpan dalam wadah tertutup, dan pisahkan dari jenis sayuran lain agar tidak cepat busuk.

Jangan simpan kentang bersamaan dengan bawang

kentang - Tips Agar Sayur dan Buah Awet Tahan Lama

Agar kentang tetap segar dan tahan lebih lama, hindari menyimpan bersamaan dengan bawang. Seorang ahli pangan di Penn State University mengatakan, kentang dan bawang sama-sama melepaskan uap air dan gas yang bisa menyebabkan satu sama lain cepat membusuk.

Periksa buah dan sayur yang busuk
Satu buah atau sayur yang busuk bisa membuat yang lain ikut busuk. Segera singkirkan agar yang lain tetap bisa bertahan lebih lama.

Simpan di freezer
Tapi jangan langsung membekukan sayuran begitu saja, karena enzim dalam sayuran tetap aktif ‘mematangkan’ sayuran meski dalam keadaan dingin bahkan beku. Rebus atau rendam sayuran dalam air mendidih. Jangan sampai matang, cukup sampai sayuran agak pucat, lalu angkat. Rendam dalam air dingin hingga suhunya netral. Keringkan sayuran dengan sempurna, lalu bekukan.

Jangan letakkan beberapa jenis sayuran dan buah di kulkas
Mentimun, pisang, kentang, tomat, bawang bombai, bawang putih, avokad, dan melon adalah beberapa jenis sayur dan buah yang sebaiknya disimpan di suhu ruangan, bukan di kulkas. Menyimpannya di kulkas justru mempercepat proses pembusukan.

Tidak semua bahan perlu disimpan dalam kulkas
Kebiasaan Anda mungkin menyimpan semua sayur dan buah dalam kulkas tetapi tidak semua bahan makanan cocok disimpan dalam kulkas, misalnya kentang, bawang, daun kemangi, atau avokad sebaiknya ditaruh pada suhu ruang.

Menjaga kebersihan kulkas

Kulkas-Tips Agar Sayur dan Buah Tahan Lama

Salah satu hal yang paling penting adalah menyimpan makanan dalam kulkas bersih. Hal ini untuk menjaga makanan tetap segar dalam waktu yang lama. Sisa residu atau jamur yang ada di kulkas bisa membuat makanan yang disimpan dalam kulkas cepat busuk.

 

selada sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi

Selada, Sayur Bernilai Ekonomis Tinggi dan Banyak Gizi

Selada, sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi. Selada (Lactuca sativa) merupakan salah satu kelompok sayuran daun yang banyak dikonsumsi di dalam dan luar negeri. Bentuknya yang menarik serta kandungan gizi yang banyak membuat tanaman ini bernilai ekonomis yang tinggi. Produksi selada dunia diperkirakan mencapai sekitar 3 juta ton, yang ditanam pada lebih dari 300.000 ha lahan.

Selada, Sayur Bernilai Ekonomis Tinggi dan Banyak Gizi

selada sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi

Selada pada umumnya ditanam di daerah beriklim sedang maupun daerah tropika. Merupakan tanaman setahun yang bisa di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada dataran tinggi yang beriklim lembab produktivitas selada cukup baik. Biasanya selada dikonsumsi mentah dan merupakan komponen utama dalam pembuatan salad.

Tanaman sayuran selada memiliki percabangan yang banyak dan berbatang licin, dan memiliki banyak cairang serta berongga. Daun tanaman ini berbentuk majemuk, yang tersusun berselang-seling atau radikaslis dan tidak memilki stipula.

Nilai ekonomis selada semakin tinggi bila dilihat dari perkembangan jumlah hotel dan restoran-restoran asing bertaraf internasional yang banyak menyajikan masakan asing seperti salad dan hamburger. Permintaan selada dipasar dunia juga meningkat tahun 2012 sebesar 2.792 ton dan impor selada tahun 2012 yaitu 145 ton.

selada bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi

Selada memiliki peluang pasar yang cukup besar, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Permintaan yang tinggi baik pasar di dalam maupun di luar negeri menjadikan komoditi holtikultura ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehinga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selada merupakan salah satu sayuran yang populer karena memiliki warna, tekstur, serta aroma yang menyegarkan tampilan makanan. Sebagian besar dimakan dalam keadaan mentah.

Tanaman selada di daerah pegunungan dapat membentuk bulatan krop yang besar sedangkan pada daerah dataran rendah, daun selada berbentuk krop kecil dan berbunga.

Masyarakat sangat menyukai sayuran ini karena memiliki rasa yang enak serta kandungan gizi yang baik. Diketahui bahwa dalam 100 g sayur-sayuran selada mengandung protein 1,2 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 2,9 g, kalsium 22,0 g, fosfor 25 mg, zat besi 0,5 g, vitamin A 0,04 mg, vit B 8,0 mg, vit C 8,0 mg, dan air 94,8%.

Daun selada kaya akan antioksidan berupa betakarotin, folat, dan
lutein serta mengandung indol yang berkhasiat melindungi tubuh dari serangan kanker dan memperlancar pencernaan. Selain itu juga berfungsi sebagai obat penyakit panas dalam.

Daun selada adalah sumber vitamin A dan vitamin K yang sangat tinggi. Beberapa helai daun selada bahkan bisa memenuhi 82 persen kebutuhan vitamin A harian serta 60 persen kebutuhan vitamin K harian Anda. Selain itu, daun selada juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti zat besi, kalium, kalsium, folat, dan serat.

Bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan manusia, penggunaan selada dalam bidang kuliner cukup beragam. Selada kerap dimanfaatkan untuk lalapan pada olahan ayam dan ikan. Selada juga digunakan sebagai isian seperti pada taco dan burrito. Serta dimanfaatkan terutama untuk lalapan, perlengkapan sajian masakan dan hiasan sajian makanan.

Demikianlah postingan tentang “selada, sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi”. Semoga bermanfaat.

7 Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat

7 Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat

7 sayuran hijau yang bergizi tinggi dan sehat. Mengapa makanan sehat dan bergizi itu penting ? Karena makanan sehat bergizi dapat mencegah penyakit seperti maag, diare, diabetes mellitus, flu, jantung, tifus, insomnia dan banyak lagi. Prinsip gizi seimbang diterapkan dengan menyantap makan-makanan 4 sehat 5 sempurna.

7 Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat

Cara terbaik untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan serat adalah dengan mengonsumsi sayur-sayuran yang banya tersedia di Bhakti Alam. Berikut sayur-sayuran berwarna hijau yang bisa dicoba:

7 Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat
1. Bayam
Makanan favorit tokoh kartun Popeye ini merupakan sayuran berdaun hijau yang mengandung vitamin paling lengkap yang dapat Anda temukan di dalamnya. Bayam juga memiliki karotenoid anti-kanker dan merupakan sumber zat besi. Namun ingat, jangan terlalu lama memasak dan menyimpan bayam yang sudah dimasak, karena Anda akan kehilangan banyak nilai gizi di dalamnya.

2. Daun singkong
Singkong merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat banyak orang memanfaatkanna sebagai menu pokok pengganti nasi. Kini, singkong sudah banyak diolah menjadi makanan yang bernilai ekonomis tinggi. Mulai dari diolah menjadi singkong keju, kripik singkong dan olahan lezat lainnya.

Selain lezat, singkong juga memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Seluruh pohonnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Akarnya bisa dimakan, batangnya dapat dibuat bibit singkong dan daunnya yang mampu mengobati berbagai penyakit.

Manfaat daun singkong yang pertama adalah sebagai obat untuk mengatasi penyakit stroke. Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sering membunuh para korbannya. Dan menurut penelitian para ilmuan, daun singkong merupakan salah satu obat yang mampu menyembuhkan penyakit stroke. Hal tersebut dikarenakan daun singkong merupakan jenis dedaunan yang banyak mengandung isoflavon. Kandungan inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi penyakit stroke.

Manfaat berikutnya adalah sebagai peningkat daya tahan tubuh. Olahan daun singkong dapat membuat anda menjadi terhindar dari berbagai penyakit ringan. Hal tersebut dikarenakan dalam daun singkong terkandung vitamin C yang jumlahnya cukup banyak sehingga dapat membuat daya tubuh meningkat. Hal tersebut tentunya harus diiringi dengan usaha menjaga kebersihan diri dan juga lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan.

3. Daun pepaya
Pepaya adalah buah yang sudah lumrah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buahnya yang merah dan manis adalah daya tariknya. Beda dengan daun pepaya yang pahit namun ternyata dengan manfaat yang beragam. Tentu kita tidak akan lupa betapa pahit daun pepaya yang kita konsumsi. Inilah yang menyebabkan kebanyakan orang lebih suka mengonsumsi buahnya saja. Padahal, buah yang bernama latin Carica Pepaya ini memiliki banyak manfaat.

Manfaat ini bisa ada karena banyaknya kandungan senyawa yang dimiliki pepaya. Beberapa senyawa itu adalah: vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, kalsium, lemak, fosfor, hidrat arang, protein dan air.

4. Sawi hijau
Sayuran yang mudah didapat ini telah menjadi favorit banyak orang untuk dijadikan campuran berbagai menu masakan berkuah atau tumisan. Bukan hanya lezat disantap, sawi hijau juga mengandung sumber antioksidan tuinggi, termasuk vitamin A, C, dan K, juga fitonutrien yang dianggap sebagai nutrisi pelawan kanker.

5. Kubis brussels
Kubis Brussel banyak dianggap sebagai sayur yang kaya akan folat, vitamin C dan K, serta tinggi serat. Dalam mengolahnya, disarankan untuk memanggang kubis kecil ini dengan cara dipanggang hingga keluar karamelnya dan membuatnya terasa manis.

6. Brokoli
Bunganya yang hijau pekat ini mempunyai bau yang khas, disebabkan adanya senyawa indol. Sebuah teori mengatakan, di dalam tubuh senyawa ini dapat meningkatkan ekskresi estrogen, senyawa yang dapat merangsang pembiakan sel kanker yang bersarang dalam rahim dan payudara.

Itulah sebabnya akhir-akhir ini sangat dianjurkan pada wanita agar lebih banyak mengkonsumsi brokoli, pasalnya penyakit ini cenderung lebih banyak menyerang kaum hawa. Sayuran yang biasa dihidangkan sebagai brokoli setup ini, sebaiknya dimasak tidak terlalu matang, karena zat-zat yang terkandung di dalamnya akan rusak dan tidak berfungsi lagi.

7. Asparagus
Asparagus satu keluarga dengan bawang putih, yaitu Liliaceae. Bagian yang dimanfaatkan adalah rebungnya. Kandungan zat aspergine yang terdapat pada rebungnya ternyata sangat berguna untuk memperbaiki pencernaan dan melancarkan air seni. Asparagus yang dimasak atau jus dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pengeluaran faeces, dan sangat baik membantu menghilangkan timbunan asam urat pada penderita ginjal – asparagus berperan sebagai stimulan.