Posts

outbound atau mancakrida artinya apa sih

Outbound Atau Mancakrida Artinya Apa Sih?

Outbound atau mancakrida artinya apa sih? Outbound merupakan suatu kegiatan di luar ruangan yang banyak sekali manfaatnya. Metode pembelajaran outbound adalah permainan sebagai bentuk penyampaiannya. Dalam permainan skill, individu tidak hanya ditantang berpikir cerdas namun juga memiliki kepekaan sosial. Peserta outbound akan lebih banyak dituntut mengembangkan kemampuan ESQ (Emotional and Spiritual Quotient) nya, disamping IQ (Intellegent Quotient).

Pengertian outbound adalah kegiatan di luar ruangan dengan bermain sambil belajar yang didalamnya terdapat unsur olahraga. Hingga kini, banyak program outbound yang diciptakan dan selalu berkembang dari hari ke hari mengikuti pola kehidupan masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya provider menyediakan paket seperti outbound Malang, outbound Bogor, outbound Bhakti Alam Pasuruan dan banyak lagi.

Outbound Atau Mancakrida Artinya Apa Sih?

outbound atau mancakrida artinya apa sih
Kegiatan outbound atau mancakrida menjadi metode yang cukup bagus untuk meningkatkan kerjasama tim. Sekarang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan, instansi-instansi ataupun komunitas-komunitas dalam rangka meningkatkan performa tim.

Arti Outbound dalam Bahasa Indonesia
Outbound atau mancakrida artinya adalah sebuah kegiatan yang dilakukan di alam terbuka dengan simulasi permainan yang dilakukan secara individu maupun kelompok. Biasanya memanfaatkan alam terbuka sebagai media, biasanya berbentuk permainan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter diri dan meningkatkan kerja sama antarpeserta.

Mancakrida dibentuk dengan memanfaatkan unsur “manca” pada kata mancanegara ‘negara asing; luar negeri’ yang berasal dari bahasa Jawa. Dengan beranalogi bahwa manca pada kata tersebut bermakna asing; luar kemudian kata itu digabungkan dengan kata krida yang bermakna ‘1 olah; perbuatan; tindakan; 2 olahraga’.

Definisi atau arti outbound yaitu sebuah kegiatan yang dilakukan pada alam terbuka dengan melakukan beberapa simulasi permainan baik itu secara individu ataupun kelompok. Outbound juga bermanfaat sebagai sarana yang bisa meningkatkan kebersamaan serta kekompakan tim.

Sebuah kegiatan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas personal maupun team work sebuah lembaga. Adapun sensasi yang dirasakan peserta outbound saat melihat tali yang membentang diantara bukit dan pohon yang besar, mengejar target, memainkan games seru dll, sangat memacu adrenalin. Akan tetapi harus mencoba untuk melakukan dan memecahkan tantangan yang sedang dihadapi. Hal ini bertujuan supaya pembelajaran dapat lebih mudah diserap oleh peserta.

Dalam rangka pengembangan dan pemerkayaan kosakata bahasa Indonesia, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa telah membuat padanan kata untuk menggantikan istilah outbound yaitu mancakrida.

Arti Outbound dalam Bahasa Bahasa Inggris
Outbound berasal dari bahasa Inggris. Terdiri dari kata Out dan Bound. Out berarti luar dan Bound berarti terikat. Secara istilah outbound berarti kegiatan yang dilakukan di luar ruangan dalam bentuk simulasi permainan dalam rangka pengembangan nilai-nilai individu maupun kelompok.

Outbound artinya kegiatan dengan metode bermain sambil belajar yang didalamnya terdapat unsur olahraga. Dalam pelatihan outbond selalu berdasarkan pada prinsip “experiental learning” yang disajikan dalam bentuk permainan, simulasi, diskusi, dan petualangan sebagai media penyampaian materi. Dalam aktivitas tersebut, peserta langsung terlibat pada aktivitas belajar sambil bekerja dan segera mendapat umpan balik tentang dampak dari kegiatan yang dilakukannya.

Salah satu tujuan dari outbound adalah untuk meningkatkan kinerja seseorang khususnya yang berkaitan dengan mental dan perilaku seperti meningkatkan rasa percaya diri, berkomunikasi, berkerja sama, mengembangkan kretifitas, dan kemampuan mengatasi tekanan dan beragam kesulitan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Adapun outbound dapat dibagi menjadi 2 jenis, diantaranya yaitu:

Pengertian outbound atau mancakrida

Outbound anak-anak, adalah suatu aktifitas outbound yang dijalankan oleh anak-anak yang berumur antara 5 sampai 15 tahun. Biasanya untuk outbound anak bertujuan untuk mengoptimalkan keberanian, kepercayaan diri dan daya kreatifitas.

Outbound dewasa adalah suatu aktifitas outbound dimana kegiatan ini dilakukan oleh orang dewasa yang berumur lebih dari tujuh belas tahun keatas. Untuk Outbound dewasa ini memiliki beraneka macam permainan yang memacu andrenalin seperti arung jeram, paintball dan lain lain.

Dengan banyaknya permintaan masyarakat akan pentingnya outbound maka Bhakti Alam Pasuruan menyediakan: paket outbound mahasiswa, paket outbound dewasa, paket outbound pelajar dan edukasi.

Untuk melengkapi postingan tentang outbound atau mancakrida artinya apa sih? Dengan belajar dari pengalaman (experential learning) para peserta outbound dapat langsung mendapatkan solusi dalam sebuah persoalan diri ataupun team kerja.

 

Manfaat Outbound bagi Orang Dewasa dan karyawan

Manfaat Kegiatan Outbound bagi Orang Dewasa dan Karyawan

Manfaat kegiatan outbound bagi orang dewasa dan karyawan. Aktifitas belajar dan bermain di alam terbuka seperti outbound, sangat bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun mengambil keputusan. Dan juga membentuk pola pikir yang kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman hidup seseorang menuju sebuah puncak kesuksesan dan pendewasaan diri.

Paket outbound dewasa adalah program yang lengkap bagi orang dewasa dan karyawan. Selain untuk menghilangkan rasa jenuh dan suntuk di rumah, kegiatan outbound bhakti alam membuat Anda aktif bergerak sambil menghirup udara segar dan lebih mengenal lingkungan sekitar.

Manfaat Kegiatan Outbound bagi Orang Dewasa dan Karyawan

Manfaat Outbound bagi Orang Dewasa dan karyawan
Apapun yang baik bagi tubuh, nantinya juga akan berpengaruh pada pikiran Anda. Jadi tidak hanya sehat, juga bisa jadi ajang penyegaran pikiran Anda yang mungkin sedang ruwet. Nah berikut ini adalah beberapa manfaat kegiatan outbound bagi orang dewasa dan karyawan:

1. Meningkatkan kreativitas
Manfaat pertama kegiatan outbound bagi orang dewasa dan karyawan adalah meningkatkan kreativitas. Tanpa kreativitas, akan tergilas roda perubahan. Tanpa kreativitas, manusia kurang mampu bertahan menghadapi perubahan yang semakin cepat.

Kreativitas bukan hanya sekedar keberuntungan namun merupakan kerja keras yang disadari. Kegagalan bagi orang yang kreatif hanyalah merupakan variabel pengganggu untuk keberhasilan. Dia akan mencoba lagi, dan mencoba lagi hingga berhasil. Orang yang kreatif menggunakan pengetahuan yang dimilikinya dan membuat lompatan yang memungkinkan, mereka memandang segala sesuatu dengan cara-cara yang baru.

Saat melakukan kegiatan outbound, pikiran Anda akan jauh lebih bersemangat. Dengan banyak permainan seru, melihat tanaman hijau, pikiran akan lebih positif dan jauh lebih produktif serta bisa meningkatkan kreativitas.

2. Membantu mengenal alam
Saat tangan kotor oleh tanah, Anda telah memulai hubungan baru dengan alam. Pengalaman ini tidak hanya memberikan kepuasan batin namun juga memperkuat rasa cinta kita terhadap lingkungan. Menjadi seorang petani bisa membuat Anda menjadi pribadi yang lebih “hijau” lagi.

Interaksi dengan alam juga merupakan interaksi jiwa. Tanaman mengeluarkan oksigen yang segar dan dihirup oleh tubuh, oksigen baik tersebut lah yang dapat menurunkan tingkat stres.

3. Membentuk jiwa kepemimpinan (leadership)
Kegiatan outbound dapat membantu membentuk jiwa kepemimpinan (leadership). Dengan acara outdoor, games dan tantangan yang diberikan outbound, seseorang akan dibentuk kepemimpinannya. Hal itu sudah terkandung di dalamnya makna akan tanggung jawab, kepedulian, rasa setia kawan, saling bantu dan dukung, ilmu memimpin, problem solving dll.

Leadhership tidak hanya perlu untuk pimpinan dan manajemen saja, semua anggota tim harus tahu dan terbentuk kepemimpinan dalam diri mereka.

4. Membentuk team building
Semua anggota dan peserta outbound akan dilatih untuk terus sadar dan mengetahui bahwa mereka adalah bagian dari tim. Yang karenanya, semua yang mereka lakukan sangat berpengaruh pada tim. Langsung ataupun tidak langsung. Apapun level mereka. Di dalam pelaksanaan outbound, tidak dibatasi mana karyawan, pimpinan dan manajemen. Semua melebur menjadi satu tim.

5. Peningkatan kinerja
Manfaat kegiatan outbound untuk untuk karyawan dapat membantu peningkatan kinerja. Adanya peningkatan kinerja harapannya berdampak pada peningkatan penjualan pada bisnis. Ladhership dan tim building harus bermuara pada kerja yang semakin bagus, semakin cepat dengan hasil yang meningkat.

6. Menghilangkan stres
Kegiatan outbound dapat menjadi sarana rekreasi dan membuat Anda terbebas dari rutinitas kerja dan keluarga. Membantu membuat Anda rileks dan menghilangkan stress. Dan juga akan membuat tubuh dan pikiran Anda tetap aktif.

Apalagi bagi orang-orang yang kesehariannya selalu berkutat pada pekerjaan di dalam ruangan. Bahkan jarang bersentuhan dengan matahari, karena berangkat kerja sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam. Akibatnya, pikiran menjadi penat dan mudah mengalami stres.

Tak hanya itu saja, berinteraksi dengan alam melalui outboind juga dapat mendorong produksi hormon endorfin, yakni senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang. Dengan berkebun, Ibu akan merasa diri menjadi lebih baik, lebih fokus, dan meningkatkan mood serta lebih semangat dalam menjalani kegiatan apapun.

7. Meningkatkan kualitas diri
Kualitas diri manusia ditentukan oleh pikiran, ucapan, dan tindakannya. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan berpikir tentang sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Bertutur dengan penuh kesantunan, terjaga lisan, dan jauh dari melukai perasaan. Bertindak memuliakan dirinya, bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungannya.

Kesulitan dan keberhasilan merupakan tantangan dalam tangga kehidupan untuk meningkatkan kualitas diri. Selain itu juga ditentukan oleh kesungguhan dan tidak menyepelekan sesuatu. Keuntungan kegiatan outbound juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas diri.

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Inilah manfaat positif outbound bagi anak dan pelajar. Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan manfaat yang positif dalam perkembangan anak-anak. Aktivitas tersebut mulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama. Bersama-sama mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. Masing-masing kelompok akan menghadapi tantangan dalam memikul tanggung jawab yang harus dilalui.

Paket outbound pelajar dan edukasi di Bhakti Alam merupakan program yang dirancang untuk anak-anak, pelajar atau sekolah-sekolah. Outbound bisa membantu mengajarkan anak berbaur (beradaptasi) dan berinteraksi dengan teman sebaya atau teman yang berbeda usia darinya. Bukan hanya itu, outbound juga dapat mengembangkan aspek motorik (pergerakan otot-otot) dan kognisi (cara berpikir).

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Kegiatan outbound sangat penting diterapkan kepada siswa sekolah, selain mengurangi kejenuhan pada pembelajaran sehari-hari yang berada di dalam kelas, kegiatan ini juga bisa menjadikan tubuh menjadi sehat, karena outbound menuntut untuk aktif bergerak dan dalam suasana ceria, gembira, dan menyenangkan, sehingga efeknya kepada fisik dan mental akan lebih terasa, yaitu efek positif.

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Nah, berikut ini manfaat positif outbound Bhakti Alam bagi anak dan pelajar:

1. Stimulasi otak
Manfaat outbound bagi anak-anak yang pertama adalah untuk stimulasi otak. Otak akan merespons sistem indra dan akan menyimpannya sebagai memori. Kegiatan outbound dapat meningkatkan zat kimia tertentu yang sangat baik bagi otak seorang anak dan pelajar. Hal ini bisa memberikan stimulasi pada otak. Sehingga akan membantu tumbuh kembang otak anak yang memberikan dampak positif berupa peningkatan kecerdasan dan kepandaian.Untuk kecerdasan interpersonal, secara tidak langsung kegiatan outbond mengajarkan empati, mengajak anak berinteraksi dengan orang lain, merangsang dengan permainan peran, permainan kelompok serta melatih anak bersikap asertif.

2. Meningkatkan rasa percaya diri
Outbound dapat meningkatkan kepercayaan diri anak karena aktivitas outbound penuh dengan tantangan, misalkan flying fox (meluncur dari ketinggian tertentu dengan bantuan tali dan katrol) atau menyeberangi dari satu pohon ke pohon lain dengan menggunakan tambang. Mungkin anak-anak akan merasa takut pada awalnya, tetapi saat mereka dapat melalui tantangan demi tantangan, akan memunculkan rasa kebanggaan pada diri anak.

3. Menumbuhkan rasa cinta pada alam
Cinta adalah rasa sayang akan sesuatu baik itu kepada manusia maupun pada hal hal yang lain. Alam adalah apa yang ada dilingkungan kita dimana tempat tersebut telah ada dari dahulu sejak terciptanya tempat tinggal kita yaitu bumi. Karena dilaksanakan di alam terbuka, outbound memberi kesempatan bagi anak-anak untuk bersentuhan dengan alam.

Menjaga alam dan lingkungan merupakan tanggung jawab yang harus diemban oleh generasi muda, di tengah banyaknya ancaman terhadap perubahan iklim seperti kerusakan lahan gambut, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan mewariskan alam dan lingkungan yang lebih terjaga dengan baik, maka bisa memberi masa depan yang sehat, ceria dan berkualitas bagi anak dan pelajar

4. Meningkatkan kemandirian
Kemandirian merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan diri sendiri dalam berpikir dan bertindak, serta tidak merasa bergantung pada orang lain secara emosional, dalam arti anak yang mandiri tidak akan tergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam membuat keputusan secara emosi dan dalam berinteraksi dengan orang lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal sederhana, inisiatif, mencoba hal baru, mentaati peraturan dan mampu mengendalikan diri.

Manfaat outbound bagi anak dan pelajar selanjutnya adalah meningkatkan kemandirian. Orangtua tidak campur tangan saat mengikuti outbound. Ketika ada tantangan atau persoalan, anak harus dapat melaluinya dengan caranya sendiri. Bagi anak-anak yang cenderung dependen (tergantung) atau manja, outbound akan melatih mereka untuk bisa mengandalkan diri mereka sendiri.

Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognitifinya serta memiliki kayakinan diri.

5. Melatih kemampuan sosialisasi anak
Perkembangan anak usia dini menjadi awal dari semua perkembangan kemampuan manusia di saat mendatang, termasuk di antaranya adalah kemampuan bersosialisasi. Mengapa kemampuan bersosialisasi ini penting?Kemampuan bersosialisasi ini termasuk dalam kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia, agar mereka dapat diterima dalam lingkungannya. Namun kemampuan bersosialisasi ini tak begitu saja ada dalam diri seseorang.

Beberapa kegiatan outbound ada yang memerlukan kerja sama antar tim. Outbound dapat memberi kesempatan bagi anak-anak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi satu sama lain.

6. Melatih kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan untuk mengidentifikasi lalu memberikan beberapa solusi alternative untuk masalah yang dihadapi dan memilih pilihan atau keputusan yang terbaik atau kemampuan untuk mengidentifikasi komponen sistem yang menyebabkan kesalahan, serta pilihan yang tersedia untuk memecahkan masalah dan menyelesaikan tugas.

Beberapa permainan outbound memerlukan ketangkasan. Anak harus dapat kreatif dan berpikir bagaimana mereka bisa menyelesaikan permainan yang ada.

Untuk meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah, seseorang harus memiliki banyak pengalaman dalam memecahkan berbagai masalah. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa, anak yang diberi banyak latihan pemecahan masalah, memiliki nilai lebih tinggi dalam tes pemecahan masalah dibandingkan anak yang latihannya lebih sedikit.

7. Melatih motorik anak
Aktvitas outbound karena dilakukan di alam terbuka, pastinya memerlukan banyak unsur pergerakan fisik, seperti memanjat, berlari, menarik, atau mendorong. Outbound juga dapat melatih keseimbangan tubuh anak-anak.