Bhaktialam.co.id – Selada, sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi. Selada (Lactuca sativa) merupakan salah satu kelompok sayuran daun yang banyak dikonsumsi di dalam dan luar negeri. Bentuknya yang menarik serta kandungan gizi yang banyak membuat tanaman ini bernilai ekonomis yang tinggi. Produksi selada dunia diperkirakan mencapai sekitar 3 juta ton, yang ditanam pada lebih dari 300.000 ha lahan.

Selada, Sayur Bernilai Ekonomis Tinggi dan Banyak Gizi

Selada adalah salah satu sayuran hijau yang bergizi tinggi dan sehat. Pada umumnya ditanam di daerah beriklim sedang maupun daerah tropika. Merupakan tanaman setahun yang bisa di budidayakan di daerah lembab, dingin, dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada dataran tinggi yang beriklim lembab produktivitas selada cukup baik. Biasanya selada dikonsumsi mentah dan merupakan komponen utama dalam pembuatan salad.

Selada Sayur Bernilai Ekonomis Tinggi dan Banyak Gizi

Tanaman sayuran selada memiliki percabangan yang banyak dan berbatang licin, dan memiliki banyak cairang serta berongga. Daun tanaman ini berbentuk majemuk, yang tersusun berselang-seling atau radikaslis dan tidak memilki stipula.

Nilai ekonomis selada semakin tinggi bila dilihat dari perkembangan jumlah hotel dan restoran-restoran asing bertaraf internasional yang banyak menyajikan masakan asing seperti salad dan hamburger. Permintaan selada dipasar dunia juga meningkat tahun 2012 sebesar 2.792 ton dan impor selada tahun 2012 yaitu 145 ton.

Selada memiliki peluang pasar yang cukup besar, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional. Permintaan yang tinggi baik pasar di dalam maupun di luar negeri menjadikan komoditi holtikultura ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehinga dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selada merupakan salah satu sayuran yang populer karena memiliki warna, tekstur, serta aroma yang menyegarkan tampilan makanan. Sebagian besar dimakan dalam keadaan mentah.

Tanaman selada di daerah pegunungan dapat membentuk bulatan krop yang besar sedangkan pada daerah dataran rendah, daun selada berbentuk krop kecil dan berbunga.

Masyarakat sangat menyukai sayuran ini karena memiliki rasa yang enak serta kandungan gizi yang baik. Diketahui bahwa dalam 100 g sayur-sayuran selada mengandung protein 1,2 g, lemak 0,2 g, karbohidrat 2,9 g, kalsium 22,0 g, fosfor 25 mg, zat besi 0,5 g, vitamin A 0,04 mg, vit B 8,0 mg, vit C 8,0 mg, dan air 94,8%.

Daun selada kaya akan antioksidan berupa betakarotin, folat, dan
lutein serta mengandung indol yang berkhasiat melindungi tubuh dari serangan kanker dan memperlancar pencernaan. Selain itu juga berfungsi sebagai obat penyakit panas dalam.

Bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan manusia, penggunaan selada dalam bidang kuliner cukup beragam. Selada kerap dimanfaatkan untuk lalapan pada olahan ayam dan ikan. Selada juga digunakan sebagai isian seperti pada taco dan burrito. Serta dimanfaatkan terutama untuk lalapan, perlengkapan sajian masakan dan hiasan sajian makanan.

Demikianlah postingan tentang “selada, sayur bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi”. Semoga bermanfaat.