Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Inilah manfaat positif outbound bagi anak dan pelajar. Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan manfaat yang positif dalam perkembangan anak-anak. Aktivitas tersebut mulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama. Bersama-sama mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil risiko. Masing-masing kelompok akan menghadapi tantangan dalam memikul tanggung jawab yang harus dilalui.

Paket outbound pelajar dan edukasi di Bhakti Alam merupakan program yang dirancang untuk anak-anak, pelajar atau sekolah-sekolah. Outbound bisa membantu mengajarkan anak berbaur (beradaptasi) dan berinteraksi dengan teman sebaya atau teman yang berbeda usia darinya. Bukan hanya itu, outbound juga dapat mengembangkan aspek motorik (pergerakan otot-otot) dan kognisi (cara berpikir).

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Kegiatan outbound sangat penting diterapkan kepada siswa sekolah, selain mengurangi kejenuhan pada pembelajaran sehari-hari yang berada di dalam kelas, kegiatan ini juga bisa menjadikan tubuh menjadi sehat, karena outbound menuntut untuk aktif bergerak dan dalam suasana ceria, gembira, dan menyenangkan, sehingga efeknya kepada fisik dan mental akan lebih terasa, yaitu efek positif.

Inilah Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Nah, berikut ini manfaat positif outbound Bhakti Alam bagi anak dan pelajar:

1. Stimulasi otak
Manfaat outbound bagi anak-anak yang pertama adalah untuk stimulasi otak. Otak akan merespons sistem indra dan akan menyimpannya sebagai memori. Kegiatan outbound dapat meningkatkan zat kimia tertentu yang sangat baik bagi otak seorang anak dan pelajar. Hal ini bisa memberikan stimulasi pada otak. Sehingga akan membantu tumbuh kembang otak anak yang memberikan dampak positif berupa peningkatan kecerdasan dan kepandaian.Untuk kecerdasan interpersonal, secara tidak langsung kegiatan outbond mengajarkan empati, mengajak anak berinteraksi dengan orang lain, merangsang dengan permainan peran, permainan kelompok serta melatih anak bersikap asertif.

2. Meningkatkan rasa percaya diri
Outbound dapat meningkatkan kepercayaan diri anak karena aktivitas outbound penuh dengan tantangan, misalkan flying fox (meluncur dari ketinggian tertentu dengan bantuan tali dan katrol) atau menyeberangi dari satu pohon ke pohon lain dengan menggunakan tambang. Mungkin anak-anak akan merasa takut pada awalnya, tetapi saat mereka dapat melalui tantangan demi tantangan, akan memunculkan rasa kebanggaan pada diri anak.

3. Menumbuhkan rasa cinta pada alam
Cinta adalah rasa sayang akan sesuatu baik itu kepada manusia maupun pada hal hal yang lain. Alam adalah apa yang ada dilingkungan kita dimana tempat tersebut telah ada dari dahulu sejak terciptanya tempat tinggal kita yaitu bumi. Karena dilaksanakan di alam terbuka, outbound memberi kesempatan bagi anak-anak untuk bersentuhan dengan alam.

Menjaga alam dan lingkungan merupakan tanggung jawab yang harus diemban oleh generasi muda, di tengah banyaknya ancaman terhadap perubahan iklim seperti kerusakan lahan gambut, serta ancaman kebakaran hutan dan lahan. Dengan mewariskan alam dan lingkungan yang lebih terjaga dengan baik, maka bisa memberi masa depan yang sehat, ceria dan berkualitas bagi anak dan pelajar

4. Meningkatkan kemandirian
Kemandirian merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan diri sendiri dalam berpikir dan bertindak, serta tidak merasa bergantung pada orang lain secara emosional, dalam arti anak yang mandiri tidak akan tergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam membuat keputusan secara emosi dan dalam berinteraksi dengan orang lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal sederhana, inisiatif, mencoba hal baru, mentaati peraturan dan mampu mengendalikan diri.

Manfaat outbound bagi anak dan pelajar selanjutnya adalah meningkatkan kemandirian. Orangtua tidak campur tangan saat mengikuti outbound. Ketika ada tantangan atau persoalan, anak harus dapat melaluinya dengan caranya sendiri. Bagi anak-anak yang cenderung dependen (tergantung) atau manja, outbound akan melatih mereka untuk bisa mengandalkan diri mereka sendiri.

Manfaat Positif Outbound bagi Anak dan Pelajar

Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognitifinya serta memiliki kayakinan diri.

5. Melatih kemampuan sosialisasi anak
Perkembangan anak usia dini menjadi awal dari semua perkembangan kemampuan manusia di saat mendatang, termasuk di antaranya adalah kemampuan bersosialisasi. Mengapa kemampuan bersosialisasi ini penting?Kemampuan bersosialisasi ini termasuk dalam kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia, agar mereka dapat diterima dalam lingkungannya. Namun kemampuan bersosialisasi ini tak begitu saja ada dalam diri seseorang.

Beberapa kegiatan outbound ada yang memerlukan kerja sama antar tim. Outbound dapat memberi kesempatan bagi anak-anak untuk berkomunikasi dan berkoordinasi satu sama lain.

6. Melatih kemampuan memecahkan masalah
Kemampuan untuk mengidentifikasi lalu memberikan beberapa solusi alternative untuk masalah yang dihadapi dan memilih pilihan atau keputusan yang terbaik atau kemampuan untuk mengidentifikasi komponen sistem yang menyebabkan kesalahan, serta pilihan yang tersedia untuk memecahkan masalah dan menyelesaikan tugas.

Beberapa permainan outbound memerlukan ketangkasan. Anak harus dapat kreatif dan berpikir bagaimana mereka bisa menyelesaikan permainan yang ada.

Untuk meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah, seseorang harus memiliki banyak pengalaman dalam memecahkan berbagai masalah. Berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa, anak yang diberi banyak latihan pemecahan masalah, memiliki nilai lebih tinggi dalam tes pemecahan masalah dibandingkan anak yang latihannya lebih sedikit.

7. Melatih motorik anak
Aktvitas outbound karena dilakukan di alam terbuka, pastinya memerlukan banyak unsur pergerakan fisik, seperti memanjat, berlari, menarik, atau mendorong. Outbound juga dapat melatih keseimbangan tubuh anak-anak.