Bhaktialam.co.id – Cara terbaik untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan serat adalah dengan mengonsumsi sayur-sayuran. Hal ini demi mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Namun alangkah baiknya jika Anda mengetahui tips agar sayur dan buah awet tahan lama, biar tak terbuang sia-sia. Berikut sayur-sayuran berwarna hijau yang bisa dicoba:

8 Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat

1. Selada

Selada - Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat
Selada merupakan salah satu sayuran bernilai ekonomis tinggi dan banyak gizi. Daun selada adalah sumber vitamin A dan vitamin K yang sangat tinggi. Beberapa helai daun selada bahkan bisa memenuhi 82 persen kebutuhan vitamin A harian serta 60 persen kebutuhan vitamin K harian Anda. Selain itu, daun selada juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti zat besi, kalium, kalsium, folat, dan serat.

2. Bayam
Makanan favorit tokoh kartun Popeye ini merupakan sayuran berdaun hijau yang mengandung vitamin paling lengkap yang dapat Anda temukan di dalamnya. Bayam juga memiliki karotenoid anti-kanker dan merupakan sumber zat besi. Namun ingat, jangan terlalu lama memasak dan menyimpan bayam yang sudah dimasak, karena Anda akan kehilangan banyak nilai gizi di dalamnya.

3. Daun singkong
Singkong merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat banyak orang memanfaatkanna sebagai menu pokok pengganti nasi. Kini, singkong sudah banyak diolah menjadi makanan yang bernilai ekonomis tinggi. Mulai dari diolah menjadi singkong keju, kripik singkong dan olahan lezat lainnya.

Selain lezat, singkong juga memiliki banyak kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Seluruh pohonnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Akarnya bisa dimakan, batangnya dapat dibuat bibit singkong dan daunnya yang mampu mengobati berbagai penyakit.

Manfaat daun singkong yang pertama adalah sebagai obat untuk mengatasi penyakit stroke. Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sering membunuh para korbannya. Dan menurut penelitian para ilmuan, daun singkong merupakan salah satu obat yang mampu menyembuhkan penyakit stroke. Hal tersebut dikarenakan daun singkong merupakan jenis dedaunan yang banyak mengandung isoflavon. Kandungan inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi penyakit stroke.

4. Sawi hijau
Sayuran yang mudah didapat ini telah menjadi favorit banyak orang untuk dijadikan campuran berbagai menu masakan berkuah atau tumisan. Bukan hanya lezat disantap, sawi hijau juga mengandung sumber antioksidan tuinggi, termasuk vitamin A, C, dan K, juga fitonutrien yang dianggap sebagai nutrisi pelawan kanker.

5. Kubis brussels
Kubis Brussel banyak dianggap sebagai sayur yang kaya akan folat, vitamin C dan K, serta tinggi serat. Dalam mengolahnya, disarankan untuk memanggang kubis kecil ini dengan cara dipanggang hingga keluar karamelnya dan membuatnya terasa manis.

6. Brokoli
Bunganya yang hijau pekat ini mempunyai bau yang khas, disebabkan adanya senyawa indol. Sebuah teori mengatakan, di dalam tubuh senyawa ini dapat meningkatkan ekskresi estrogen, senyawa yang dapat merangsang pembiakan sel kanker yang bersarang dalam rahim dan payudara.

Brokoli - Sayuran Hijau yang Bergizi Tinggi dan Sehat

Itulah sebabnya dianjurkan pada wanita agar lebih banyak mengkonsumsi brokoli, pasalnya penyakit ini cenderung lebih banyak menyerang kaum hawa. Sayuran yang biasa dihidangkan sebagai brokoli setup ini, sebaiknya dimasak tidak terlalu matang, karena zat-zat yang terkandung di dalamnya akan rusak dan tidak berfungsi lagi.

7. Asparagus
Asparagus satu keluarga dengan bawang putih, yaitu Liliaceae. Bagian yang dimanfaatkan adalah rebungnya. Kandungan zat aspergine yang terdapat pada rebungnya ternyata sangat berguna untuk memperbaiki pencernaan dan melancarkan air seni. Asparagus yang dimasak atau jus dapat digunakan untuk membantu meningkatkan pengeluaran faeces, dan sangat baik membantu menghilangkan timbunan asam urat pada penderita ginjal – asparagus berperan sebagai stimulan.

8. Daun pepaya
Pepaya adalah buah yang sudah lumrah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Buahnya yang merah dan manis adalah daya tariknya. Beda dengan daun pepaya yang pahit namun ternyata dengan manfaat yang beragam. Tentu kita tidak akan lupa betapa pahit daun pepaya yang kita konsumsi. Inilah yang menyebabkan kebanyakan orang lebih suka mengonsumsi buahnya saja. Padahal, buah yang bernama latin Carica Pepaya ini memiliki banyak manfaat.

Manfaat ini bisa ada karena banyaknya kandungan senyawa yang dimiliki pepaya. Beberapa senyawa itu adalah: vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, vitamin E, kalsium, lemak, fosfor, hidrat arang, protein dan air.